Rabu, 04 Februari 2015

Hidup di surga batu akik

Tak dapat dipungkiri jatuhnya harga karet saat ini berimbas pada merosotnya perekonomian di Indonesia.
Daerah daerah yang mengandalkan perkebunan karet harus merasakan dampak terbesarnya.
Pendapatan yang didapat tak lagi dapat mencukupi untuk memenuhi kebutuhan sehari hari.
Untuk memebeli bahan pangan sandang saja mereka kesulitan ditambah lagi harus membayar biaya angsuran kredit kendaraan dan pinjaman bank.

Tetapi disaat kritis seperti ini Tuhan pun tiba dengan pertolongan Nya yang tak disangka-sangka.
Dunia dihebohkan dengan meroketnya nilai batu akik di tingkat dunia yang bahkan dapat meredupkan nilai batu mulai seperti batu permata dan berlian.

Batu akik menyebar hampir diseluruh pelosok daerah di Indonesia.
Tiap2 daerah pun mempunyai pola dan motif berbeda beda.
Pola dan motif yang berbeda itulah yang menyebabkan harga batu akik tak dapat diprediksi.
Terkadang satu batu akik dapat dihargai puluhan ribu rupiah tetapi dapat juga menjadi jutaan rupiah tergantung denga  keunikan motif dan jodoh antara batu dan pemakai.

Hal inilah yang menolong para penduduk untuk mendpatkan penghasilan tambahan selain daripada berkebun.
Para penduduk mengalihkan pencarian mereka dengan menambang batu akik yang banyak sekali tersebar dimana mana.
Mereka menjualnya kepada para pengumpul yang kemudian akan mereka ekspor lagi keluar negeri.

Beruntung sekali bagi saya yang tinggal di daerah singkut sarolangun jambi.
Karena daerah singkut merupakan surga para pencari batu akik.
Disana terdapat satu jenis batu akik yang disebut sarang tawon.
Salah satu batu terindah yang diciptakan tuhan.
Dengan motif yang seakan akan diukir dengan indahnya membuat para pecinta batu berbondong bondong untuk memburunya.

Ada berbagai macam bentuk dan warna sarang tawon seperti sarang tawon lipan merah,sarang tawon ilalang biru dan masih banyak lagi yang lainnya.

Betapa agungnya ciptaan tuhan hingga batu yang tertanam di dalam bumi pun bisa diubah menjadi suatu barang seni yang berharga untuk  umat manusia.
Maka beruntunglah bagi kita yang selalu merasa bahwa semua tempat disekitar kita adalah surga.



Negeri ini di mataku

Setelah sekian lama saya gak menulis,akhirnya terbukalah pintu hidayah agar saya bisa menulis lagi.
Saya akui kemarin saya ngeblog hanya untuk memenuhi rasa penasaran saya untuk mencari penghasilan dari internet,bukan murni untuk meluapkan hobby menulis saya sejak kecil.

Saya menulis lagi semenjak saya melihat betapa kisruhnya negeri saya ini sekarang.
Betapa saya terperangah melihat kenyataan bahwa para pejabat-pejabat negeri ini telah begitu gampang nya menggoncangkan tatanan hukum dan kepercayaan dalam masyarakat.

Negeri ini bak berada diatas panggung sandiwara.
Penuh dengan hasut,fitnah,tuduh dan kepalsuan.
Para pejabat yang diharapkan rakyat untuk memakmurkan negeri ini malah berlomba-lomba untuk menghancurkan tiang kepercayaan rakyat.

Kpk dan polri yang menjadi ujung tombak dalam penegakan hukum di Indonesia malah saling jegal-menjegal,tuduh-menuduh yang membuat rakyat semakin bingung dengan kondisi negara ini.
Mana yang benar dan mana yang salah.

Inikah Indonesia yang kukenal dulu?.
Negara yang ramah tamah,berbudi pekerti luhur,dan penuh dengan cinta kasih.
Sekarang Indonesia telah berganti dengan negara yang penuh teror,kriminalitas tinggi,dan banyak lagi kejahatan lainnya.
Semua itu akibat dari para pejabat negara yang ingin mementingkan kepentinga  pribadi dan golongan nya.
Betapa banyaknya rupiah yang seharusnya disalurkan kepada rakyat berpindah ke rekening-rekening gendut para pejabat.

Saya hanya seorang rakyat biasa yang perduli kepada bangsa ini.
Saya tau saya tak kan bisa merubah negeri ini sendirian.
Saya takkan bisa memutuskan rantai keterpurukan bangsa ini yang telah berurat akar.
Tetapi setidaknya saya akan memaksa diri saya sendiri untuk menolak segala macam korupsi kolusi dan nepotisme.
Karena sesungguhnya itulah yang menjadi akar permasalahan hancurnya negeri ini.
Senadainya saja dimulai dari saya dan diikuti oleh orang orang terdekat saya,oleh para pembaca blog saya dan menyebar keseluruh negeri ini.
Saya yakin negeri ini akan berubah menjadi lebih baik.

Karena tuhan tidak akan merubah nasib suatu kaum,kecuali mereka mengubah nasib mereka sendiri.